Berita
Timika – Bupati Mimika Johannes Rettob memimpin Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Realisasi Fisik dan Keuangan Program/Kegiatan Semester I Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Selasa (7/7/2026).
Rapat tersebut dihadiri Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong, Sekretaris Daerah Kabupaten Mimika Abraham Kateyau, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika.
Dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Mimika, turut hadir Kepala Dinas Kominfo Yan Selamat Purba, Sekretaris Dinas Kominfo, serta jajaran Bidang Program sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan monitoring dan evaluasi pembangunan daerah.
Dalam laporannya, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Mimika, Marthen Mallisa, menyampaikan bahwa rata-rata realisasi penyerapan keuangan OPD hingga semester pertama masih belum mencapai 30 persen. Capaian tersebut dinilai masih jauh dari target yang telah ditetapkan sehingga diperlukan langkah percepatan dari seluruh perangkat daerah.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mimika, Septinus Timang, mengungkapkan masih terdapat 13 OPD dengan realisasi penyerapan keuangan di bawah 20 persen. Dari sisi realisasi fisik, sebanyak 33 OPD juga masih mencatatkan capaian di bawah 20 persen.
Ia menambahkan, hingga saat ini hanya tiga OPD yang berhasil mencapai realisasi fisik di atas 60 persen, sehingga dibutuhkan komitmen dan kerja sama seluruh perangkat daerah untuk mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan pada semester kedua.
Menanggapi laporan tersebut, Bupati Johannes Rettob memberikan apresiasi kepada Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) yang menjadi satu-satunya perangkat daerah dengan realisasi keuangan mencapai 60 persen.
“Hasil laporan tadi, yang mencapai 60 persen hanya Kesra. Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi. Yang sudah berada di atas 40 persen hanya ada sembilan OPD, sedangkan sisanya masih berada di bawah 39 persen,” ujar Bupati.
Bupati juga meminta seluruh kepala OPD menjelaskan penyebab rendahnya realisasi anggaran di masing-masing instansi.
“Masing-masing OPD harus menyampaikan alasan mengapa realisasi keuangannya belum tercapai. Kita sudah memasuki bulan Juli, tetapi realisasi keuangan daerah baru mencapai sekitar 22 persen. Seharusnya pada bulan ini minimal kita sudah berada di atas 50 persen. Ini harus menjadi perhatian serius agar segera dilakukan percepatan pelaksanaan kegiatan dan penyerapan anggaran,” tegasnya.
Melalui rapat monitoring dan evaluasi ini, Pemerintah Kabupaten Mimika menegaskan komitmennya untuk mempercepat pelaksanaan program pembangunan serta meningkatkan penyerapan anggaran di seluruh OPD. Diskominfo Kabupaten Mimika akan terus mendukung upaya tersebut melalui penguatan koordinasi, penyebarluasan informasi pembangunan, serta publikasi berbagai program dan kebijakan pemerintah daerah kepada masyarakat.
Tim Peliputan Diskominfo