Berita
MIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) resmi menutup rangkaian kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dan Forum Konsultasi Publik Bidang Penanaman Modal Kabupaten Mimika. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Grand Tembaga Timika, Rabu (21/10/2026).
Penutupan kegiatan dilakukan secara resmi oleh Sekretaris DPMPTSP Kabupaten Mimika, Fransiska P. Peni Lein, S.E.
Dalam sambutan Kepala DPMPTSP Kabupaten Mimika yang dibacakannya, Fransiska menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan selama tiga hari tersebut merupakan bagian penting dari upaya Pemerintah Kabupaten Mimika untuk memperkuat tata kelola penanaman modal serta menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif, transparan, berkeadilan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Melalui FGD dan Forum Konsultasi Publik ini, kita telah memperoleh berbagai masukan, saran, pandangan, dan rekomendasi dari perangkat daerah, pelaku usaha, akademisi, serta para pemangku kepentingan lainnya,” ujar Fransiska.
Ia menjelaskan, berbagai masukan yang diperoleh menjadi bahan penting dalam penyempurnaan kebijakan dan dokumen yang sedang disusun, khususnya terkait pendelegasian kewenangan perizinan dan nonperizinan, penyusunan Rencana Umum Penanaman Modal Daerah, serta pemberian fasilitas, insentif, dan kemudahan penanaman modal.
Seluruh masukan tersebut, lanjutnya, akan menjadi bahan pertimbangan dalam proses penyempurnaan dan penetapan kebijakan Pemerintah Kabupaten Mimika di bidang penanaman modal.
Fransiska berharap, kegiatan ini tidak hanya berhenti pada forum diskusi, tetapi juga ditindaklanjuti melalui kebijakan yang implementatif serta mampu memberikan kepastian dan kemudahan bagi masyarakat maupun pelaku usaha.
“Kita ingin membangun ekosistem investasi yang tidak hanya menarik investasi masuk, tetapi juga mendorong penciptaan lapangan kerja, peningkatan penggunaan tenaga kerja lokal, pengembangan UMKM, peningkatan nilai tambah komoditas, hilirisasi potensi daerah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Mimika,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para narasumber, perangkat daerah, pelaku usaha, akademisi, organisasi masyarakat, serta seluruh peserta yang telah berkontribusi melalui pemikiran, saran, dan masukan selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Atas nama panitia, Fransiska turut menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan selama penyelenggaraan kegiatan. Ia juga mengharapkan kritik dan saran yang membangun sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan kegiatan serupa pada masa mendatang.
Kepada jajaran DPMPTSP Kabupaten Mimika, ia berharap seluruh hasil FGD dan Forum Konsultasi Publik dapat segera didokumentasikan, dirumuskan, dan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Mimika berharap terwujudnya kebijakan penanaman modal yang lebih terarah, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta dunia usaha, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Mimika.
Tim Liputan Diskominfo Mimika