Berita

Mimika Kembali Unjuk Produk Unggulan di AOE 2026, Targetkan Prestasi dan Perluas Pasar UMKM

TANGERANG – Kabupaten Mimika kembali membawa kekayaan budaya dan produk unggulan lokal ke panggung nasional melalui ajang APKASI Otonomi Expo (AOE) 2026 di Hall 3-3A Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, yang dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto. 

‎Tak sekadar ikut meramaikan pameran, kehadiran Mimika dalam ajang tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan produk kreatif masyarakat sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah. Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 27–29 Agustus 2026.

‎Mimika datang dengan modal prestasi yang cukup kuat. Pada AOE 2023, Kabupaten Mimika berhasil meraih Juara Umum. Prestasi tersebut kembali ditorehkan pada AOE 2025 melalui kolaborasi dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Mimika dengan meraih penghargaan Stand Paling Atraktif.

‎Rekam jejak tersebut menjadi motivasi bagi Bagian Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Mimika bersama Dekranasda untuk kembali memberikan penampilan terbaik pada AOE 2026. Tahun ini, berbagai produk khas Mimika kembali dihadirkan untuk menarik perhatian pengunjung dan memperluas jejaring pemasaran.

‎Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Mimika, Altianua Uamang, SH., M.Ap., mengatakan keikutsertaan Mimika dalam AOE menjadi kesempatan penting untuk menunjukkan potensi daerah kepada masyarakat yang lebih luas.

‎“Kami sangat senang dan bangga dapat kembali mengikuti APKASI Otonomi Expo. Kami berharap penghargaan yang telah diraih sebelumnya dapat dipertahankan. Tahun ini kami membawa berbagai produk unggulan khas Mimika, mulai dari noken, berbagai jenis ukiran, kerajinan kulit, kerajinan tangan masyarakat, hingga karya-karya kreatif lainnya,” kata Altianua.

‎Ia menilai prestasi yang telah diraih Mimika dalam dua penyelenggaraan sebelumnya menjadi tantangan sekaligus motivasi untuk kembali tampil maksimal. Menurutnya, penghargaan bukan menjadi tujuan akhir, melainkan pemacu untuk terus meningkatkan kualitas produk dan kreativitas masyarakat.

‎“Mimika sejak beberapa tahun lalu selalu mampu tampil unggul dalam ajang APKASI. Mudah-mudahan tahun ini kami kembali mendapatkan hasil terbaik. Kalau berhasil, tentu capaian itu harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas dan inovasi ke depan,” ujarnya.

‎Di sisi lain, Altianua menekankan pentingnya peningkatan kualitas produk UMKM agar tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah secara ekonomi.

‎Ia mengajak para pelaku UMKM untuk terus berinovasi, memperbaiki kualitas, serta mengikuti perkembangan pasar sehingga produk lokal Mimika dapat bersaing dengan produk dari daerah lain maupun produk dari luar negeri.

‎“Produk-produk kita bukan hanya barang dagangan, tetapi juga bagian dari budaya dan identitas daerah. Karena itu, kualitasnya harus terus ditingkatkan agar mampu bersaing dan memiliki pasar yang lebih luas,” tuturnya.

‎Kolaborasi Bagian Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Mimika dengan Dekranasda Mimika dalam AOE 2026 juga diarahkan untuk memperluas jaringan kerja sama. Pameran ini menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk bertemu dengan calon mitra usaha, pelaku bisnis, hingga investor dari berbagai daerah.

‎Beragam produk unggulan turut menghiasi stan Mimika, mulai dari Batik Papua khas Suku Kamoro, Produk Ecoprint, Kopi arabika, hingga berbagai olahan minyak yang berasal dari tanaman endemik Papua. 

‎Kehadiran produk-produk tersebut sekaligus menjadi cara untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan sumber daya lokal Mimika kepada pasar yang lebih luas. Pemerintah daerah berharap momentum AOE 2026 dapat membuka peluang baru bagi UMKM sekaligus mendorong produk lokal Mimika naik kelas.

‎Dengan mengusung kekuatan budaya, kreativitas, dan potensi ekonomi masyarakat, Mimika optimistis dapat kembali mencatatkan prestasi di AOE 2026 sekaligus membawa produk UMKM lokal semakin dikenal di tingkat nasional hingga mancanegara.

‎Tim Liputan Diskominfo 

Apakah isi website memberikan informasi yang anda butuhkan ?