Berita

Pemkab Mimika Bergerak Cepat Evaluasi SPPG, Pastikan Program MBG Kembali Optimal

MIMIKA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika bergerak cepat memastikan keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan optimal. Hal ini ditindaklanjuti melalui rapat koordinasi yang membahas langkah solusi atas pembenahan operasional sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Mimika, Selasa (14/04/2026).

‎Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, didampingi Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Mimika, Santy Sondang, SE, serta dihadiri pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para sekretaris di lingkungan Pemkab Mimika.

‎Dalam paparannya, Kepala Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Papua Tengah, Nalen Situmorang, menjelaskan bahwa saat ini tengah dilakukan penghentian sementara (suspend) terhadap 11 unit dari total 18 SPPG di Kabupaten Mimika. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pembenahan standar teknis dan administrasi, bukan penghentian permanen.

‎Adapun sebaran unit yang mengalami penangguhan operasional meliputi tiga unit di Distrik Mimika Baru, empat unit di Distrik Wania, tiga unit di Distrik Kuala Kencana, serta satu unit di Distrik Mimika Timur. Sementara itu, tujuh unit lainnya tetap beroperasi normal.

‎“Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh satuan pelayanan memenuhi standar yang telah ditetapkan, baik dari sisi teknis maupun administrasi,” ujar Nalen.

‎Lebih lanjut dijelaskan, pembenahan difokuskan pada perbaikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) serta penataan kelembagaan pengelola. Sebanyak delapan unit SPPG memerlukan perbaikan sistem pembuangan limbah dapur, sementara tiga unit lainnya sedang dalam proses transisi pergantian yayasan pengelola.

‎"Badan Gizi Nasional berkomitmen menghadirkan layanan pemenuhan gizi yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga ramah lingkungan. Untuk itu, setiap SPPG diwajibkan memiliki IPAL portabel yang saat ini sedang dalam proses pengadaan,” jelasnya.

‎Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan hak pemenuhan gizi anak-anak tetap terpenuhi. Ia menyebut, Pemkab Mimika akan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap unit yang terdampak, sekaligus memperkuat koordinasi dengan pihak terkait.

‎“Pemenuhan gizi anak-anak adalah prioritas utama. Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh dan mempercepat pemenuhan persyaratan teknis agar program ini dapat kembali berjalan normal. Dalam waktu dekat, kami juga akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan langkah yang diambil tepat sasaran,” tegasnya.

‎Pemkab Mimika berharap, melalui langkah evaluasi dan sinergi lintas sektor, Program MBG dapat kembali berjalan optimal serta terus memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas gizi anak-anak di Kabupaten Mimika.

‎Tim Liputan Diskominfo Mimika

Apakah isi website memberikan informasi yang anda butuhkan ?