Berita

Bagian Ortal Setda Mimika Perkuat Reformasi Birokrasi dan SAKIP

MIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortal) Sekretariat Daerah Kabupaten Mimika terus mendorong penguatan reformasi birokrasi dan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) sebagai bagian dari upaya meningkatkan tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

‎Upaya tersebut diwujudkan melalui Kegiatan Penguatan Reformasi Birokrasi dan SAKIP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika yang dilaksanakan di Hotel Grand Tembaga, Timika, Kamis (10/9/2026).

‎Kegiatan dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Setda Mimika, Dr. Ir. Yohana Paliling, M.Si., didampingi Kepala Bagian Organisasi, Agus Purwanto, S.H., M.H., serta narasumber dari Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Brawijaya, Dr. Khairul Rahman, M.Si.

‎Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan Bappeda, para kepala distrik, kepala puskesmas, serta pimpinan atau perwakilan perangkat daerah terkait.

‎Dalam sambutannya, Yohana Paliling menegaskan bahwa penguatan Reformasi Birokrasi dan SAKIP tidak boleh dipandang hanya sebagai pemenuhan dokumen administratif. Menurutnya, keduanya harus menjadi instrumen perubahan dalam membangun tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, adaptif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

‎“Reformasi Birokrasi harus menjadi instrumen perubahan yang terlihat dari perubahan cara kerja, peningkatan pelayanan publik, serta kontribusi nyata perangkat daerah terhadap pembangunan daerah,” ujar Yohana.

‎Ia juga menekankan bahwa integrasi Reformasi Birokrasi dan SAKIP bukan merupakan tugas satu bagian maupun tanggung jawab yang hanya dilaksanakan dalam satu tahun. Penguatan keduanya membutuhkan komitmen, kolaborasi, dan konsistensi dari seluruh pimpinan serta perangkat daerah.

‎Menurut Yohana, perencanaan pembangunan harus disusun secara jelas, indikator kinerja harus terukur, anggaran harus mendukung pencapaian sasaran, dan setiap program maupun kegiatan harus menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

‎“Kegiatan yang kita laksanakan hari ini bukan sekadar kegiatan administratif dan bukan pula sekadar upaya pemenuhan dokumen Reformasi Birokrasi dan SAKIP. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya kita bersama untuk membangun tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, akuntabel, adaptif, berorientasi pada hasil, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat di Kabupaten Mimika,” jelasnya.

‎Yohana berharap kegiatan tersebut dapat membangun kesamaan pemahaman di antara perangkat daerah, memperkuat integrasi Reformasi Birokrasi dan SAKIP, serta mendorong tersusunnya rencana aksi yang terukur dengan pembagian tanggung jawab yang jelas.

‎Ia juga berharap penguatan tersebut dapat mendukung terwujudnya birokrasi Pemerintah Kabupaten Mimika yang bersih, efektif, akuntabel, profesional, dan adaptif, sekaligus mampu memberikan pelayanan publik serta mendukung pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Mimika.

‎Tim Peliputan Diskominfo

Apakah isi website memberikan informasi yang anda butuhkan ?