Berita
MIMIKA - Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat Kampung Mioko, Distrik Mimika Tengah, tidak hanya menghadirkan pelayanan kesehatan dan administrasi kependudukan, tetapi juga dukungan terhadap kebutuhan pangan warga. Melalui Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika, pemerintah menyalurkan bantuan cadangan pangan dalam rangkaian Pelayanan Terpadu (Paten) Atuka, Senin (14/9/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mendekatkan berbagai layanan dasar kepada masyarakat di wilayah pesisir dan kampung. Dengan mengintegrasikan pelayanan kesehatan, administrasi kependudukan, dan dukungan pangan dalam satu rangkaian kegiatan, masyarakat diharapkan dapat memperoleh manfaat pelayanan pemerintah secara lebih mudah dan menyeluruh.
Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika, I Nyoman Dwitana, mengatakan pihaknya menyalurkan sebanyak 183 paket beras kepada masyarakat Kampung Mioko. Data penerima bantuan telah disesuaikan berdasarkan sistem by name by address untuk memastikan bantuan diterima oleh warga yang telah ditetapkan sebagai penerima.
“Bantuan ini memang tidak dimaksudkan untuk memenuhi seluruh kebutuhan pangan masyarakat. Namun, kami berharap beras yang disalurkan dapat membantu dan menjadi tambahan bagi kebutuhan pangan keluarga sehari-hari,” kata Nyoman.
Menurutnya, masyarakat di wilayah Atuka hingga Mioko memiliki potensi pangan lokal yang selama ini menjadi bagian penting dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk sagu. Karena itu, bantuan beras diharapkan dapat menjadi pelengkap sekaligus memberikan pilihan pangan tambahan bagi masyarakat.
Selain memberikan bantuan, Nyoman mendorong masyarakat agar terus mengembangkan pemanfaatan lahan pekarangan dan kebun untuk menanam sayuran serta tanaman pangan lainnya. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat di tengah perubahan kondisi iklim.
Nyoman juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Distrik Mimika Tengah beserta jajaran yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap kolaborasi lintas sektor dapat terus ditingkatkan sehingga program pemerintah yang hadir di kampung benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bidang Distribusi Pangan dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika, Maria Kristina Yubelina Timang, mengatakan pihaknya tengah membuka peluang kerja sama dengan masyarakat Kampung Mioko, khususnya kelompok nelayan, melalui Kios Pangan.
Menurut Maria, hasil tangkapan nelayan nantinya dapat dipasarkan melalui Kios Pangan sebagai salah satu upaya membuka akses pasar bagi masyarakat sekaligus mendukung ketersediaan pangan di kampung.
Ia berharap kerja sama tersebut dapat berkembang sehingga masyarakat Kampung Mioko memperoleh harga bahan pangan yang lebih terjangkau dan memiliki pasar yang lebih jelas untuk hasil tangkapan maupun hasil produksi lainnya. Kehadiran tim Bappeda dalam kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum awal untuk membangun kolaborasi yang lebih luas.
“Harapan kami, ke depan pemerintah tidak hanya hadir memberikan bantuan, tetapi juga dapat membeli hasil bumi dan hasil laut masyarakat. Dengan begitu, kehadiran pemerintah dapat sekaligus mendorong peningkatan ekonomi masyarakat Kampung Mioko,” ujar Maria.
Tim Liputan Diskominfo